Jenis Pengujian Mesin UTM Part 1

Mesin Universal Testing Machine dapat digunakan untuk beberapa jenis pengujian, berikut ini beberapa jenis pengujian mesin UTM :

  • Tensile Test (Uji Tarik)
    Tesnsile test pengujian yang paling sering digunakan untuk mesin UTM, pengujian tensile test merupakan pengujian dengan metode tarik. Umumnya jenis pengujian ini digunakan pada bahan atau material plastik, logam dan karet . Pengujian dilakukan dengan cara menjepit bahan atau material pada grip UTM.
  • Compression Test (Uji Tekan)
    Compression test yaitu pengujian tekan yang menggunakan alat compression platens. Dimana alat ini hanya dapat digunakan oleh bahan atau material yang memiliki ukuran sama. Adapun cara kerja uji tekan alat ini berbeda dengan uji tarik, karena alat pengujian ini akan bergerak menuju ke bawah dengan menekan benda secara vertikal. 
  • Bond Strength Test (Uji Kekuatan Ikat)
    Biasanya jenis uji ini dilakukan untuk menguji pada ikatan suatu benda. Adapun hasil pengujian ini akan diukur dengan bentuk gaya rata-rata. Kemudian akan dilakukan pemeriksaan pada hasil pengujian dalam bentuk sebuah grafik.
  • Gliding Force Test (Uji Gaya Lepas atau Meluncur)
    Jenis pengujian keempat adalah gliding force test yang merupakan uji pemeriksaan pada kehalusan pada dua permukaan. Umumnya pengujian ini dilakukan dengan dua metode yaitu tarik dan uji tekan. Namun sebenarnya hal ini tergantung pada benda yang akan diuji.
  • Seal Strength Test (Uji Kekuatan Segel)
    Untuk jenis pengujian kedua yaitu seal strength test. Dimana pengujian ini dilakukan untuk mengukur kekuatan pada sebuah segel yang terdapat pada benda seperti paket maupun kemasan. Pengujian ini biasanya dilakukan pada sebuah paket dengan menggunakan alat heat sealer dengan temperatur yang lebih spesifik. 

Jenis Pengujian Mesin UTM Part 1