Jenis Jenis Jangka Sorong

Pada umumnya jenis jangka sorong hanya ada 2 jenis yaitu jangka sorong manual dan jangka sorong digital. Namun kebutuhan industri yang semakin mendesak untuk mengukur dengan teliti demi terjaminnya sebuah kualitas produk. Di buatlah jangka sorong dengan berbagai jenis dan memiliki fungsi sesuai dengan kebutuhan industri. Berikut ini kami akan mengajak Anda untuk mengenal jenis jenis jangka sorong :

1. Jangka Sorong Nonius 
digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda dan untuk mengukur celah atau diameter lubang pada benda kerja.
Jangka Sorong Nonius
Jangka Sorong Nonius 
2.Jangka Sorong Dial

Digunakan untuk mengukur ketebalan, panjang, bidang bertingkat serta kedalaman lubang pada benda kerja.

Jangka Sorong Dial
Jangka Sorong Dial
3.Jangka Sorong Ketinggian (Height Gauge)

Berfungsi untuk mengukur ketinggian permukaan benda kerja serta bisa digunakan untuk marking benda kerja.
Jangka Sorong Ketinggian (Height Gauge)
Jangka Sorong Ketinggian (Height Gauge)
4.Jangka Sorong Pipa 

Digunakan untuk mengukur ketebalan sebuah lubang/pipa pada benda kerja dan juga tebal plat yang melengkung.
Jangka Sorong Pipa
Jangka Sorong Pipa 
5. Jangka Sorong Posisi dan Lebar Alur 

Digunakan untuk mengukur lebar alur dan posisi alur terhadap tepi atau alur lain.

Jangka Sorong Posisi dan Lebar Alur
Jangka Sorong Posisi dan Lebar Alur 
6. Jangka Sorong Kedalaman

Digunakan ntuk mengukur kedalaman,lebar dan posisi alur terhadap tepi atau alur lainya (dengan ujung berkait).
Jangka Sorong Kedalaman
Jangka Sorong Kedalaman

7. Jangka Sorong Ulir

Digunakan untuk mengukur bagian ulir dalam dan ulir luar.
Jangka Sorong Ulir
Jangka Sorong Ulir
Gambar gambar di atas adalah jenis-jenis jangka sorong, jika Anda membutuhkan jangka sorong seperti di atas mohon hubungkan nomor yang tertera pada gambar, terimakasih.

Belajar Menggunakan Alat Uji Kekerasan

Pada artikel sebelumnya kami sudah banyak menulis tentang alat uji kekerasan (hardness tester), pada artikel ini kami akan menulis belajar menggunakan alat uji kekerasan, berikut ini urutan cara menggunakannya :

1. Siapkan semua alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan pengujian pada alat tersebut.


hardnes tester

2. Taruhlah probe di atas calibrator (posisi probe harus tegak) agar tidak mengganggu kegiatan pengujian.
Probe hardnes tester

3.Dorong ke bawah pada bagian probe yang sudah ditandakan lingkaran merah.

Probe hardnes tester

4. Kemudian tekanlah bagian ujung atas probe berwarna putih, 

Probe hardnes tester

5. Setelah melakukan kegiatan di atas maka keluarlah nilai pengukuran kekerasan yang sudah dilakukan. Lakukan pengukuran tersebut pada area yang berbeda sebanyak 3-5 kali agar mendapatkan nilai rata-rata dari sample yang di uji.