Cara Membaca Jangka Sorong Manual

Cara Membaca Jangka Sorong Manual


Cara membaca jangka sorong

Dalam membaca jangka sorong hal pertama yang harus diperhatikan yaitu skala nonius yang berimpit dengan salah satu skala utamanya yang di bagian atas. Perhatikan pada gambar di atas! Angka yang berimpit pada skala nonius dengan skala utama adalah angka 4. Artinya nilainya adalah 0,4 mm. Selanjutnya perhatikan angka NOL pada skala nonius, disitu terlihat angka NOL nya terletak di angka skala Utama 4,7. Artinya nilai skala utamanya 4,7 cm. Jadi cara membaca hasil pengukuran jangka sorong adalah: 4,7 cm + 0,4 mm = 4,74 cm



Saya berharap tulisan di atas dapat bermanfaat untuk kalian sebagai pembaca dan silahkan di share jika artikel ini bermanfaat.

Mengenal Jangka Sorong Digital

Jangka Sorong Digital merupakan salah satu dari beberapa jenis jangka sorong yang biasa digunakan. Dengan adanya jangka sorong digital proses pengukuran menggunakan caliper semakin mudah. Karena kita tidak perlu lagi membaca skala utama dan skala nonius pada bagian jangka sorong.


Jangka sorong digital
Jangka sorong digital

Jika dilihat bentuk semua jenis jangka sorong hampir serupa hanya terdapat sedikit perbedaan, contohnya pada jangka sorong jenis digital bedanya hanya terdapat pada skala nonius yang diganti dengan modul elektronik yang mempunyai display layar monitor. Dalam penggunaannya jangka sorong digital juga sangat mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus, hanya perlu memperhatikan hal-hal tertentu agar tidak mengganggu proses pengukuran.

Sebelum menggunakan jangka sorong ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu :
  • Rahang geser harus bisa meluncur pada batang ukur dengan baik.
  • Pastikan menekan tombol ON/Zero saat kedua rahang menempel.
  • Benda yang akan diukur sebisa mungkin jangan diukur hanya dengan menggunakan ujung rahang ukur usahakan agak kedalam.
  • Tekanan pengukuran jangan terlalu kuat tetapi seperlunya saja.
  • Pastikan kebersihan permukaan benda yang akan diukur.


Setelah dipastikan angka pada display layar menunjukkan angka 0 dan kedua rahang dalam posisi menempel. Kita bisa mengarahkan jangka sorong ke benda yang akan kita ukur maka layar monitor display akan menampilkan angka hasil pengukuranya.



Cara Menggunakan Jangka Sorong Manual

Pada pembahasan sebelumnya sudah dibahas untuk bagian-bagian dari jangka sorong, kali ini saya akan membahas tentang cara menggunakan jangka sorong manual. Dalam memakai jangka sorong ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan yaitu :

1. Pertama-tama kendorkan baut pengunci kemudian geser rahang geser untuk mengetahui apakah rahang geser berfungsi dengan baik. Pastikan saat kedua rahang menutup jangka sorong harus tepat menunjukan angka nol. Jika tidak bersihkan kedua bagian dalam rahang mungkin terdapat kotoran, Jika masih belum menunjukan angka nol atur ke angka nol.

2. Langkah yang kedua yaitu pastikan permukaan benda yang akan diukur dalam keadaan bersih karena jika terdapat kotoran bisa menyebabkan hasil pengukuran yang salah, Selain permukaan benda bersihkan juga permukaan rahang.

3. Tutup kedua rahang hingga mengapit benda ukur, Tentukan posisi benda ukur sesuai dengan pengukuran yang akan diambil. Kemudian tinggal membaca skalanya.

Cara Menggunakan Caliper
Cara Menggunakan Caliper

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Menghitung dan Mengukur Diamater


Untuk penggunaan mengukur diameter luar kita menggunakan rahang bagian dalam, sedangkanuntuk mengukur diameter dalam sebuah benda misal pipa kita menggunakan rahang bagian luar. Untuk mengukur diameter dalam kita rapatkan rahang kemudian tempatkan benda ukur, kemudian tarik rahang geser hingga kedua rahang menempel pada bagian dalam benda ukur. Kemudian pastikan dinding bagian dalam benda tegak lurus dengan skala, artinya posisi benda jangan miring.
Diameter Dalam dan Diameter Luar

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Mengukur Kedalaman

Pada prinsipnya penggunaan untuk mengukur kedalaman dengan diameter adalah sama hanya bagian yang digunakan untuk mengukur yang membedakannya. Caranya tempatkan benda yang akan diukur dalamnhya pada tangkai ukur. Kemudian tariklah rahang geser hingga bagian pengukur kedalaman menyentuh permukaan benda tersebut. Pastikan saat proses pengukuran benda dalam keadaan tegak lurus dan tidak bergerak.

Mengukur kedalaman
Mengukur Kedalaman

Alat Uji Kekerasan Indentasi

Di dalam pengujian kekerasan ada beberapa metode pengujian, Berikut ini kami mengajak Anda untuk mengenali metode alat uji kekerasan indentasi :

Uji kekerasan ini berupa pembentukan lekukan pada permukaan logam menggunakan indentor. Indentor untuk brinell berbentuk bola dengan diameter 10mm, diameter 5mm, diameter 2,5mm, dan diameter 1mm, itu semua adalah diameter bola standar internasional. Bola brinell yang standar internasional tersebut ada 2 bahan pembuatannya. Ada yang terbuat dari baja yang di keraskan/dilapis chrom, dan ada juga yang terbuat dari tungsten carbide. Tungsten carbide lebih keras dari baja, jadi tungsten carbide biasanya dipakai untuk pengujian benda yang keras yang dikhawatirkan akan merusak bola baja. Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam silahkan klik disini.

Indentor Brinnel

Indentor Brinnel

Uji kekerasan vickers menggunakan indentor piramida intan, besar sudut antar permukaan piramida intan yang saling berhadapan adalah 136 derajat. Ada dua rentang kekuatan yang berbeda, yaitu micro (10g – 1000g) dan macro (1kg – 100kg).  Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam silahkan klik disini.

Indentor Vickers
Indentor Vickers

Pengujian rockwell menggunakan indentor bola baja diameter standar (diameter 10mm, diameter 5mm, diameter 2.5mm, dan diameter 1mm) dan indentor kerucut intan. pengujian ini tidak membutuhkan kemampuan khusus karena hasil pengukuran dapat terbaca langsung. tidak seperti metoda pengujian Brinell dan Vickers yang harus dihitung menggunakan rumus terlebih dahulu. Pengujian ini menggunakan 2 beban, yaitu beban minor/minor load (F0) = 10 kgf dan beban mayor/mayor load (F1) = 60kgf sampai dengan 150kgf tergantung material yang akan di uji dan tergantung menu rockwell yang dipilih (ada HRC, HRB, HRG, HRD, dll. Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam silahkan klik disini.

Indentor Rockwell
Indentor Rockwell

Alat Uji Kekasaran Permukaan

Alat uji kekasaran permmukaan (Surface roughness tester) adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur permukaan pada sebuah specimen (benda) baik tingkat kekasaran ataupun tingkat kehalusan permukaan. Alat ini mengukur sangat rinci hingga pada satuan mikronmeter (um). Kenapa permukaan pada sebuah specimen atau mesin perlu di ketahui ukuran permukaannya ???
Tentunya kalau pada sebuah specimen kalau nilai permukaanya tidak masuk sesuai dengan kriteria nilai acuan maka akan dikatakan specimen tersebut NG ataupun NG+ hal ini perlu diperbaiki lagi dalam proses produksi ataupun dalam riset yang diperlukan. Kalau pada sebuah mesin yaitu dapat diketahui jika ada goresan goresan kecil, karena hal tersebut dapat mempengaruhi produk yang dihasilkan bisa dikatakan tidak sesuai dengan kualitas suatu produk.

surface roughness tester
Surface Roughness Tester


Gambar di atas adalah beberapa aplikasi pada pemakaian surface roughness tester. Dalam dunia industri alat ini sangat berfungsi dalam menentukan specimen tersebut dapat dikatakan "OK", kalau saja dari specimen tersebut tidak "OK" maka periksalah mesin proses produksi Anda untuk memastikan ada yang tidak bagus dalam bagian-bagian mesin tersebut.

Artikel Terkait : Cara Menggunaka Surface Roughness Tester
Artikel Terkait : Pengukuran Kekasaran Permukaan  
Artikel Terkait : Menguji Getaran Pada Mesin Industri